SUMENEP, koranmadura.com – Sungguh malang nasib ST (26) warga Dusun Sumur Elos, Desa Timur Jang Jang, Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Gadis malang itu menjadi korban pemerkosaan AS (46) yang tak lain adalah tetangga korban.
Akibat peristiwa itu, selain kehilangan keperawanannya, ST mengalami trauma mendalam dan kesakitan pada alat vitalnya.
Pemerkosaan itu terjadi di rumah korban pada Desember 2017 lalu sekitar pukul 03.00 Wib. Saat itu korban sedang tidur lelap di kamarnya.
Pelaku masuk ke kamar korban melalui pintu depan rumahnya. Saat itu pelaku hanya mengenakan sarung tanpa memakai baju.
Setelah masuk ke dalam kamar korban, pelaku langsung menindih korban dan tangan kiri pelaku membekap mulut korban.
Setelah puas melampiaskan nafsu birahinya, pelaku mengancam korban untuk tidak menceritakan peristiwa itu kepada orang lain. Jika sampai rahasia itu terbongkar, pelaku mengancam akan membunuh korban.
Namub karena korban terus menerus merasakan sakit pada alat vitalnya maka ia menceritakan peristiwa tersebut kepada MH (45) dan Matjisi (48) yang tak lain merupakan orang dekat korban. Sehingga peristiwa tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.
“Baru dilaporkan pada 13 Januari 2018 sekitar pukul 08.00 WIB,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Abd Mukid, Minggu, 14 Januari 2017.
Sementara barang bukti yang diamankan berupa satu Celana short ketat warna hitam, satu Celana dalam warna hitam, satu kaos lengan pendek warna hijau, Sebuah sampir atau kain jarik motif bunga, satu sarung warna merah bata (orang Kangayan menyebut warna Kuning) motif bunga, satu tikar dari daun Pandan, dan satu lampu senter warna putih kombinasi ungu.
Selain itu, petugas juga telah memvisum korban. “Hasil sementara dari pemeriksaan dokter pada saat dilakukan permintaan VER ditemukan bekas luka sobek di alat vital pelapor akibat masuknya benda tumpul yang dipaksakan,” jelas Mukid. (JUNAIDI/BETH)