JAKARTA, koranmadura.com – Setelah dipastikan maju sebagai calon wakil gubernur Jawa Timur 2018, Puti Guntur Soekarno berziarah ke makam proklamator RI Soekarno di Blitar, Jawa Timur, Kamis, 11 Januari 2018.
Puti berpasangan dengan Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Puti tidak ditemani Gus Ipul ke makam Bung Karno. Cucu presiden pertama RI ini tampak didampingi Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar memasuki areal MBK sekitar pukul 21.00 WIB. Mengenakan kerudung merah, baju putih, dan celana hitam.
“Setiap berdoa di sini, saya merasa seperti langsung berhadapan dengan beliau. Ini semakin menguatkan langkah saya untuk maju di Pilgub Jatim,” kata Puti.
Ziarah ke Makam Bung Karno, lanjut dia, sudah menjadi tradisi di lingkungan keluarganya. Putri dari Guntur Soekarnoputra, anak pertama Soekarno dan Fatwamati, merasa mendapat tambahan semangat setiap kali selesai ziarah ke makam kakeknya itu.
Puti pun sempat berbicara soal persiapannya dalam menghadapi Pilgub Jatim. “Saya berjanji akan terus menjaga amanat perjuangan beliau dan menjaga ideologi Pancasila. Saya sudah ditugaskan partai, berarti harus siap. Apalagi sekarang ini saya sudah menginjakkan kaki di Jatim. Saya akan berjuang maksimal untuk memenangkan Pilgub Jatim,” tegasnya.
Namun, saat ditanya strateginya untuk meraup suara di Mataraman, Puti enggan menjawabnya. “Ini masih nyekar, nanti saja kami sampaikan. Kami dan tim sudah menyiapkan semuanya,” ujarnya.
Pasangan Gus Ipul-Puti diusung PKB, PDIP, PKS, dan Gerindra. Mereka akan bersaing dengan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak yang diusung Demokrat, Golkar, PPP, PAN, NasDem, Hanura, dan PKPI.
Parpol pendukung lebih gemuk pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, namun dari kekuatan kursi di DPRD Jatim, pasangan Gus Ipul-Puti tampak lebih unggul, dengan rincian PKB 20 kursi, PDIP 19 kursi, PKS 6 kursi Gerindra 13 kursi. Bila dijumlahkan mencapai 58 kursi. Sedangkan peta kekuatan kursi parpol pendukung Khofifah-Dardak sebanyak 40 kursi dengan rincian Demokrat 13 kursi, Golkar 11 kursi, PPP 5 kursi, PAN 7 kursi, NasDem 5 kursi, Hanura 2 kursi, PKPI non parlemen (tidak memiliki kursi). (DETIK.COM/GBR/NKN/RAH)