SUMENEP, koranmadura.com – Sejak beberapa tahun terakhir, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Legung Timur 3, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Madura, Jawa Timur, kondisi siswanya terus merosot. Bahkan kini hanya tersisa 12 orang.
Bahkan, pantauan koranmadura.com, Selasa, 2 Januari 2017, siswa yang masuk hanya 7 orang. Sisanya tidak masuk. Mereka terlihat belajar di satu ruang kelas yang dibagi dengan ruang guru.
Sebanyak 12 murid di sekolah ini terdiri dari kelas 2 hingga 6, dengan rincian: kelas 2 dua siswa; kelas 3 empat siswa; kelas 4 dua siswa; kelas 5 tiga siswa; dan kelas 6 hanya satu siswa.
Ketika proses belajar mengajar, seluruh siswa dijadikan satu rombongan belajar. “Sebenarnya ruangannya ada dua. Cuma karena muridnya sedikit, dijadikan satu,” kata Salamet, Kepala Sekolah SDN Legung Timur 3, Selasa, 2 Januari 2017.
Sebanyak 12 siswa di sekolah ini, sehari-hari hanya diajari oleh dua orang tenaga pengajar. “Di sini gurunya dua dengan kepala sekolah,” ujarnya.
Selebihnya, Salamet menuturkan bahwa kondisi tersebut sudah dilaporkan oleh pihaknya kepada pihak terkait di kabupaten, dalam hal ini Dinas Pendidikan. “Dan sudah pernah direhab,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/MK)