SAMPANG, koranmadura.com – Saat ini ada tiga bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Sampang yang sudah mendaftar ke KPU setempat. Masing-masing pasangan H. Slamet Junaidi – H. Abdullah Hidayat (Jihad), pasangan Hermanto subaidi – H. Suparto (Mantap), dan pasangan H. Hisan – KH. Abdullah Mansyur (Hisbullah).
Meskipun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, belum menentukan jadwal kampanye, pasangan Jihad ini, diam-diam telah mengukuhkan tim pemenangan di 7 kecamatan.
“Tinggal separuh lagi kita akan melantik dan mengukuhkan tim pemenangan di masing-masing kecamatan. Sekarang kami sudah lantik dan kukuhkan di 7 kecamatan. Untuk kecamatan Kota, kami tunjuk H. Wasik selaku tokoh muda. Pengukuhan memang sengaja kami laksanakan di lingkungan pondok pesantren karena semua masyarakat tahu bahwa Jihad besar dari kalangan santri dan dukungan para ulama. Ini bukan ajang kampanye,” tutur H.Abdullah Hidayat, Selasa, 30 Januari 2018.
Slamet Junaidi mengakui tim pemenangan yang dibentuknya itu di luar tahapan Pilkada, karena menurutnya, bersifat independen. Tim pemenangan pasangan Jihad ini akan bekerja setelah KPU setempat menetapkan calon cabup-cawabup Sampang dan jadwal kampanye, Senin, 12 Februari 2018. “Kita bentuk tim pemenangan ini dari tingkat kecamatan hingga desa. Jumlahnya kurang lebih sekitar 350,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi Ketua KPU Sampang, Syamsul Muarif menerangkan, ketiga bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati masih belum terikat oleh legal formal, karena belum dilakukan penetapan sebagai pasangan calon. “Itu diperbolehkan. Itu urusan internal. Tidak ada masalah. Bahkan dianjurkan karena nanti nama-nama tim pemenangan harus disetorkan kepada KPU untuk ditetapkan,” terangnya. (MUHLIS/RAH)