JAKARTA, koranmadura.com – Simpang siur kabar tentang pengunduran diri Abdullah Azwar Anas sebagai bakal calon wakil gubernur Jawa Timur akhirnya menemukan titik terang.
Setelah menggelar rapat selama tiga jam di kediaman Magawati Soekarno Putri, Jumat 5 Januari 2018 Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan memutuskan tetap mengusung Bupati Banyuwangi itu untuk mendampingi Saifullah Yusuf dalam Pilkada Jawa Timur 27 Juni Mendatang.
Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI Perjuangan mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil dengan berbagai pertimbangan yang matang. “Kami tetap tidak akan mengubah pasangan calon yang ditetapkan,” katanya usai rapat.
Menurutnya PDI Perjuangan tidak akan mengubah pendirian hanya karena saat ini banyak beredar foto mirip Abdullah Azwar Anas sedang memangku paha seorang perempuan.
“Partai ini ketika mengambil keputusan memperhatika rekam jejak, memperhatikan berbagai aspek bagaimana secara kultural kami bekerjasama dengan keluarga besar nahdiyyin,” sambungnya.
Hasto menduga, foto Anas yang beredar beberapa hari terakhir itu adalah foto hasil rekayasa yang sengaja disebar untul kepentingan politik menjelang pilkada Jawa Timur.
Anas sendiri sebelumnya juga mengungkapkan bahwa selama masa kepemimpinannya yang kedua di Banyuwangi sering mendapatkan teror dan ancaman untuk menghambat kebijakan-kebijakannya.
“Bahkan saya juga dikirimi macam-macam gambar di masa lalu untuk mencegah saya mengambil kebijakan-kebijakan tertentu. Tetapi kan saya tetap lanjutkan apa yang baik bagi orang banyak,” kata Anas.
Ia mensinyalir beredarnya foto mirip dirinya itu adalah upaya pihak-pihak tertentu yang ingin menjegal langkahnya untuk maju dalam Pilkada Jawa Timur. “Ada pihak yang memang memanfaatkan momentum Pilkada Jatim,” ujarnya. (KOMPAS.COM/BETH)