PAMEKASAN, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, membutuhkan 2000-1400 guru Pegawai Negeri Sipil (PNS). Di antaranya untuk SD yang tersebar di 13 kecamatan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Pamekasan, Lukman Hedi Mahdia mengatakan, setiap tahun mengalami pengurangan pegawai berstatus PNS akibat purna jabatan atau pensiun. “Total kebutuhan mencapai 2 ribu PNS, kami tidak bisa menambah jika tidak ada kebijakan dari pemerintah pusat,” kata Lukman Hedi Mahdia, Senin, 29 Januari 2018.
Lukman memastikan kekurangan PNS akan terus bertembah jika tahun ini tidak ada rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). “Sampai sekarang belum ada pemberitahuan dari pemerintah pusat tentang rekrutmen CPNS. Termasuk kuota yang akan diberikan kepada Pamekasan,” terangya.
Oleh karenanya, Pemkab Pamekasan berharap Menteri Aparatur Negara (Menpan) segera merealisasikan rekrutmen CPNS. Agar kekurangan PNS di Pamekasan bisa tertutupi sekalipun harus bertahap.
“Kenapa sampai banyak kekurangan PNS, karena setiap tahun ada yang pensiun, sementara tidak ada tambahan dari pemerintah pusat. Beberapa waktu lalu ada rekrutmen, tetapi kuota yang diberikan sedikit, sehingga tidak mencukupi dari kekurangan itu,” bebernya. (RIDWAN/RAH)