SUMENEP, koranmadura.com – Jumlah pengunjung wisata religi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalahkan jumlah pengunjung wisata unggulan pemerintah daerah setempat.
Data Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep menyatakan pengunjung wisata religi selama 2017 mencapai ratusan ribu orang. Masing-masing jumlah pengunjung Asta Tinggi mencapai 256.821 orang, Asta Sayid Yusuf sebanyak 112.676 pengunjung, Asta Gumuk sebanyak 7.311 orang, Asta Jokotole sebanyak 8.316 orang, Asta K. Faqih sebanyak 8.323 orang, Asta Katandur sebanyak 6.216 wisatawan, dan Asta Panaongan sebanyak 92.947 pengunjung. “Pengunjung asta religi cukup tinggi selama 2017,” kata Ahmad Khalili.
Sedangkan jumlah pengunjung wisata bahari, kata Kabid Pariwisata Disparbudpora Sumenep ini, Pantai Sembilan didatangi 75.331 pengunjung, Pantai Lombang dikunjungi 60.564 orang, Pantai Salopeng sebanyak 44.536 wisatawan, Pantai Badur ada 13.760 wisatawan, wisata Batu Kapur sebanyak 12.939 wisatawan, Water Park Sumekar dikunjugi 54.956 orang, dan Tirta Sumekar Indah sedot 24.733 pengunjung.
“Sementara untuk objek wisata kepulauan seperti Gili Labak selama setahun ini dikunjungi 30.683 wisatawan dan pengunjung Pulau Giliyang di angka 7.668 wisatawan,” ungkapnya.
Dia katakan, destinasi yang sudah banyak pengunjungnya tahun sebelumnya akan menjadi penggerak wisatawan ke depan. Di antara mereka, yang menjadi wisata unggulan pemkab Sumenep dalam program visit 2018 adalah Pulau Gili Labak dan Pulau Giliyang. (JUNAIDI/RAH)