SUMENEP, koranmadura.com – Pelaksana tugas (Plt) Sekda Sumenep, Madura, Jawa Timur, R. Idris mengungkapkan, saat ini serapan belanja tidak langsung sudah mulai berjalan. Sementara untuk belanja langsung yang harus melalui proses lelang kemungkinan masih akhir Februari.
“Karena ada mekanisme dan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi. Tapi insya Allah, maksimal akhir Februari sudah mulai ada proses lelang,” katanya, Senin, 15 Januari 2018.
Dengan begitu, sambung pria yang saat ini juga menjabat Inspektur Inspektorat ini, Maret sudah ada pengerjaan. Pihaknya menargetkan, akhir November belanja langsung yang melalui APBD murni sudah tuntas. “Kami akan berikhtiar untuk itu,” tambahnya.
Terkait hal itu, Idris mengaku telah menyampaikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dia meminta kepada masing-masing kepala OPD agar sama-sama berupaya supaya serapan anggaran 2018 maksimal, seperti diharapkan.
Seperti diketahui, 2017 lalu hingga Desember serapan anggaran di masing-masing OPD, khusus belanja langsung, baru di kisaran 50 persen. Bahkan, ada satu OPD yang hanya mampu menyerap anggaran 14 persen.
Menurut Idris, waktu itu, selain karena memang ada yang terkendala regulasi, rendahnya serapan anggaran tersebut disebabkan inovasi dan kreasi OPD kurang maksimal. (FATHOL ALIF/MK)