SUMENEP, koranmadura.com – Upaya pencarian seorang korban kecelakaan laut yang terjadi Sabtu lalu, Bahrawi, terkendala cuaca sehingga untuk sementara dihentikan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Abd. Rahman Riyadi menuturkan proses pencarian satu korban yang belum ditemukan kembali dilakukan mulai tadi pagi. Namun hingga siang sekitar pukul 13.00 WIB, belum berhasil.
Rahman khawatir korban terbawa arus yang cukup kencang di sekitar perairan Gili Iyang. “Tapi mudah-mudahan tidak,” ujar mantan Sekretaris Bappeda Sumenep itu, Senin, 22 Januari 2018.
Pencarian pemilik perahu itu melibatkan beberapa pihak, di antaranya kepolisian perairan (Polair), warga, dan tim dari Basarnas. “Tim Basarnas sudah sampai kemarin. Tadi malam bermalam di Kecamatan Dungkek,” tambahnya.
Bahrawi, warga Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek, adalah seorang dari delapan korban perahu tenggelam akibat dihantam ombak di wilayah perairan Lapa Daya.
Sementara tujuh teman Bahrawi telah ditemukan. Satu di antaranya, Bunawi ditemukan meninggal dunia dalam peristiwa naas tersebut. “Mudah-mudahan korban yang belum ditemukan ini masih ditemukan dalam keadaan selamat,” harapnya. (FATHOL ALIF/RAH)