SAMPANG, koranmadura.com – Warga kota Sampang mulai diresahkan oleh perilaku kriminal penjambretan. Bahkan, akibat keresahan ini, telah beredar di media social seperti Facebook.
Akun laman facebook “Ismi Distributor Msi Sampang” misalkan, yang meminta untuk berhati-hati saat melintasi di wilayah perkotaan, terlebih di Jalan Panglima Sudirman hingga perempatan Tenten, jalan Imam Ghazali bahkan di pusat kota yang berada di area Monumen Trunojoyo.
Menanggapi keresahaan tersebut, Kapolres Sampang, AKBP Budi Wardiman saat dikonfirmasi mengaku akan lebih meningkatkan patroli di wilayahnya untuk melakukan pencegahan. Namun disisi lain, meski selama ini sudah dilakukan patroli, perilaku kriminal seringkali terjadi di sejumlah titik saja.
“Kemarin sudah kami kejar dan tangkap. Memang ada sejumlah titik yang perlu ditingkatkan patrolinya, tapi kejadian kriminal ini kucing-kucingan dengan kami. Sebab patroli ini keliling dan dan armadanya juga terbatas,” urainya.
Selama ini, lanjut Budi Wardiman mengaku sudah melakukan patroli, namun peningkatan pengamanan dari penjmabretan akan mengerahkan semua jajaran diantaranya jajaran Satreskrim, Sabhara, Satbinmas dan Intelkam.
“Satbinmas nanti akan keliling tiap harinya untuk melakukan imbauan kepada masyarakat agar tidak menggunakan perhiasan, terlebih saat berada di luar rumah atau jalanan yang memancing para pelaku kejahatan,” paparnya.
Ditanya pelaku yang diamankan, Kapolres baru bertugas di Sampang ini mengaku berasal dari warga Sampang kota.
“Ada dua orang Sabtu 27 Januari sore kemarin yang kami amankan, mereka asli Sampang kota, tapi kami tidak tau pasnya daerah mana, nanti kami rilis karena ada beberapa kasus lain sekalian,” tandasnya. (MUHLIS/FAIROZI)