SUMENEP, koranmadura.com – Anggaran seleksi terbuka pengisian Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tidak terserap semua. Itu disebabkan proses seleksi pejabat tinggi pratama tidak tuntas dilakukan.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Sumenep, R Titik Suryati. Menurutnya, hanya sebagian kecil anggaran yang disediakan pemerintah yang terserap. “Tahapan pertama kan sudah, (anggarannha) tidak terserap semua,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis, 8 Februari 2018.
Wanita yang akrap disapa Titik itu tidak merinci jumlah anggaran yang telah terserap. “Sisanya sudah dikembalikan (ke Kas Daerah), sisanya saya tidak hafal,” kelitnya.
Panitia seleksi tahun lalu telah membuka masa pendaftaran sebanyak dua kali. Namun, kesempatan itu tidak satupun yang mendaftarkan hingga batas waktu yang ditentukan. Seingga Pansel menyerahkan sepenuhnya kepada Bupati Sumenep selaku pembina kepegawaian untuk pengisian jabatab Sekda tersebut.
Hingga awal 2018, Sekretaris Daerah dijabat oleh R Idris selaku pelaksana tugas (Plt) setelah Hadi Soetarto mengajukan permohonan masa persiapan pensiun (MPP) kepada Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, pada pertengahan tahun 2017.
Sementara anggaran yang disediakan sebesar Rp329 juta. Anggaran itu diambilkan dari dana PAK APBD tingkat II. (JUNAIDI/FAIROZI)