SUMENEP, koranmadura.com – Jembatan penghubung antar kecamatan di perbatasan Desa Ketawang Laok, Kecamatan Guluk-Guluk, dan Desa Bataal Barat Kecamatan Ganding, Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang tadinya ditutup warga sekitar dengan bambu dan pohon pisang, akhirnya ambruk, Selasa, 6 Februari 2018.
Diduga akibat tidak kuat menahan beban berat di atasnya. Menurut penuturan Salim, warga sekitar jembatan, ambruknya dari sisi barat jembatan. “Kemudian hari ini, di sisi sebelah timur yang ikut ambruk,” katanya.
Akibatnya, lanjut Salim, ada pengendara yang terjatuh. ”Diduga, pengendara itu tidak tahu jika jembatan tersebut ambruk,” tuturnya.
Baca: Jalur Penghubung Kecamatan Guluk-Guluk-Ganding Ditutup Paksa Warga
Tanda-tanda ambrolnya jembatan itu sudah terlihat sejak awal Januari 2018. Hingga saat ini tak juga diperbaiki oleh pemerintah, sehingga makan korban. Beruntung tak sampai membuat nyawa melayang.
Menurut Salim, warga sekitar sangat berharap, pemerintah secepatnya turun tangan memperbaikinya. (FAIROZI/RAH)