PAMEKASAN, koranmadura.com – Pasca Madura United gagal melanggeng ke semifinal turnamen Piala Presiden 2018, manajemen langsung mengungkapkan rencana besar.
Selain akan mengevaluasi pemain lokal maupun asing, rencana lain Madura United ingin mendatangkan pemain yang berposisi striker.
Rencana ini diutarakan Manajer Madura United, Haruna Soemitro. Menurutnya, Madura United membutuhkan striker ‘pembunuh’ atau yang dikenal dengan predator dalam dunia sepak bola.
Haruna belum bisa memastikan striker yang akan direkrut. Entah striker lokal atau asing. Tapi yang jelas, Madura United membutuhkan sosok striker haus gol.
“Kami butuh striker, entah itu lokal atau asing,” kata Haruna Soemitro, Senin, 25 Februari 2018.
Kegagalan Madura di Piala Presiden menjadi pelajaran berharga bagi petinggi tim, bahwa tim yang bertabur bintang seperti yang disangkakan banyak orang tidak menjamin tim tersebut selalu tampil superior di setiap pertandingan.
Sehingga, manajemen dan tim pelatih akan megevaluasi seluruh kekuatan tim atas hasil dari pertandingan yang dilakoni di turnamen Piala Presiden 2018.
“Tidak menutup kemungkinan pemain yang sudah kami kontrak tetap kami evaluasi,” ungkapnya.
Saat ini, pemain Madura United tengah diliburkan dalam kurun waktu yang tidak ditentukan. Pemain Madura United akan kembali latihan setelah hasil evaluasi manajmen dan tim pelatih keluar.
“Pemain akan dievaluasi sekalipun terikat kontrak,” tandasnya.(RIDWAN/MK)