PAMEKASAN, koranmadura.com – Madura United menyerah 0-2 atas Sriwijaya FC pada laga lanjutan penyisihan Grup B Piala Gubernur Kaltim (PGK) di Stadion Batakan Balikpapan, Senin, 26 Februari 2018.
Dua gol Sriwijaya dicetak Manuchekhr Dzalilov pada menit 60′ dan Adam Alis Setyano di menit 77′. Pada pertandingan ini, Madura United maupun Sriwijaya FC sama tampil menyerang guna mencuri gol lebih awal. Jual beli serangan ditunjukkan kedua tim yang bertabur bintang tersebut.
Bayu Gatra membuka peluang Sape Kerrap setelah melepaskan tendangan tepat sasaran. Sayang, tendangan pemain nomor punggung 23 itu masih ditepis kiper Sriwijaya.
Tak mau kalah, Sriwijaya FC juga memberikan tekanan kepada Skuad Madura United. Bahkan Alberto Gonzalves menciptakan peluang, tetapi tembakannya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan Kiper Madura United, Angga Saputra.
Meski banyak peluang diciptakan, kedua kesebelasan tidak mampu menciptakan gol di babak pertama sehingga skor sama-sama kuat.
Di babak kedua, Madura United maupun Sriwijaya FC tidak mengendurkan serangannya. Mereka kembali menampilkan pola permainan agresif dengan menunjukkan jual beli serangan.
Sriwijaya FC baru bisa merobek gawang Madura United ketika pertandingan memasuki menit 60′. Manuchekhr Dzalilov menjadi aktor keunggulan Sriwijaya FC setelah tendangan bebas kerasnya gagal dihalau kiper Madura.
Tertinggal sebiji gol membuat Madura mulai melakukan rotasi pemain guna mengejar ketertinggalan, Cristian Gonzales hingga Satria Tama mulai dimasukkan. Strategi tersebut sekilas jitu dan membuat daya dobrak Madura semakin menggila.
Sayang mereka terlena menyerang dan akhirnya pemain belakang kembali membuat pelanggaran tepat di luar kotak penalti. Adam Alis Setyano yang menjadi eksekutor tendangan bebas itu sukses menyarangkan bola ke arah gawang Madura United pada menit 77′. Skor 0-2 untuk keunggulan Sriwijaya FC.
Meski tertinggal dua gol, pemain Madura United terus mencoba mengejar ketertinggalan. Namun upaya mereka tak berbuah gol. Sehinga menyerah 2 gol tanpa balas atas Sriwijaya hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.(RIDWAN/RAH/DIK)