SUMENEP, koranmadura.com – Setelah lama transportasi laut di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, lumpuh total akibat cuaca ekstrem, mulai Jumat, 2 Pebruari 2018, pelayaran antar kepulauan terjauh akan kembali dibuka.
Kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) I dijadwalkan akan kembali beroperasi. “Mulai besok dijadwalkan kembali beroperasi untuk jalur Kalianget-Kangean,” kata Direktur PT Sumekar, Rasul Junaidy, Kamis, 1 Februari 2018.
Menurut Rasul, cuaca di perairan Sumenep sudah ada perubahan. PT Sumekar telah mengirimkan surat pemberitahuan tentang hal itu kepada Pemkab Sumenep yang ditujukan kepada Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) tertanggal 1 Februari 2018.
Dalam surat tersebut diberitahukan, sesuai prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Surabaya, kondisi cuaca sampai dengan tanggal 1 Februari sudah ada penurunan dan cukup baik untuk aktifitas pelayaran. “Berdasarkan perkiraan cuaca BMKG Maritim Jawa Timur per 1 Pebruari cuaca alami perubahan dan cukup baik untuk aktivitas pelayaran,” jelasnya.
Berkenaan dengan hal itu, lanjut isi surat tersebut, mulai besok DBS I akan kembali beraktivitas melayani masyarakat kepulauan. Ada kemungkinan, kapal akan berangkat lebih awal dari jadwal biasanya karena khawatir penumpang membeludak.
Seperti diketahui, kapal DBS I selama ini melayani rute pelayaran Kalianget-Kangean-Sapeken dan sebaliknya. “Besok kami akan berlayar dari pelabuhan Kalianget,” ujar Manajer Operasional PT. Sumekar, Bambang Supriyo.
Kapal DBS I merupakan milik Pemerintah Sumenep. Dikelola oleh PT Sumekar selaku salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). (JUNAIDI/FATHOL ALIF/RAH)