SAMPANG, koranmadura.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menggelar sosialisasi pada ratusan perempuan di Aula Menara Suci, Jalan Jamaludin, Sabtu, 24 Februari 2018, pukul 15.00 wib.
Kegiatan ini bekerja sama dengan para ibu Bayangkari, Muslimat NU, Fatayat NU, dan sejumlah anggota Yasinan di wilayah perkotaan. Hadir Ketua Bayangkari Sampang, Ibu Wulan Budi Wardiman, Ketua Muslimat NU Nyai Hj Nur Kautsar. Pemateri dari komisioner KPU dan Sekretaris PCNU Sampang K Mahrus Zamroni.
Divisi Parmas dan SDM KPU Sampang, Miftahur Rozaq menerangkan, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menciptakan pemilih perempuan yang cerdas dan berkualitas saat perayaan pilkada Sampang 2018, karena selama ini pemilih perempuan diketahui lebih banyak dibandingkan pemilih laki-laki.
“Oleh sebab itu, untuk pemilih perempuan ini, kami perioritaskan sosilaisasinya lebih masif karena berdasarkan data pemilih dari tahun ke tahun jumlah pemilih perempuan itu lebih banyak daripada pemilih laki-laki. Ke depan kami akan gandeng dengan beberapa ormas perempuan seperti Muhammadiyah, Persis, ataupun PKK pada program berikutnya,” tuturnya usai mengisi materi di acara tersebut.
Miftahur Rozaq menilai sosialisasi segmen perempuan cukup aktif dan efektif serta potensial menghasilkan pemilu Sampang yang sukses, aman, dan tertib. “Karena perempuan sendiri menjadi pilar dalam keluarga untuk memberikan pemahaman terhadap keluarganya. Kemudian untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih dengan target seperti sebelumnya pada pilkada 2012 lalu yaitu sebesar 78, 5 persen. Tapi, mudah-mudahan lebih dari itu. Sosialisasi ini akan dilakukan bertahap hingga beberapa kali kegiatan sosilaisasi,” terangnya.
Pihaknya berharap pilkada Sampang saat ini lebih baik daripada pemilu-pemilu sebelumnya. “Karena pesta demokrasi ini merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya untuk penyelenggara, tetapi semua elemen masyarakat,” tandasnya. (*/MUHLIS/RAH/DIK)