SUMENEP, koranmadura.com – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun ini di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ialah Rp 750 juta. Target tersebut dinilai “lucu” karena 2018 merupakan tahun kunjungan wisata (visit years).
Penilaian itu disampaikan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Ampera), Ahmad Junaidi. Menurut dia, seharusnya pemerintah bisa mematok target lebih besar. “Menurut kami, kalau target PAD dari sektor pariwisata tahun ini hanya Rp 750 itu lucu,” katanya.
Dia meyakini, target PAD dari sektor pariwisata tersebut tak sebanding dengan anggaran yang telah maupun yang masih akan dikeluarkan oleh Pemkab untuk kegiatan tahun kunjungan wisata 2018. “Kalau targetnya segitu, saya kira tidak sebanding dengan anggaran program visit ini,” tegasnya.
Selebihnya dia juga menyampaikan agar program tahun kunjungan wisata 2018 berdampak terhadap masyarakat Sumenep. Lebih-lebih di sekitar destinasi wisata. Terutama dari sisi pendapatan.
Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), Sufiyanto, sebelumnya memang menyampaikan bahwa target PAD dari sektor pariwisata tahun ini Rp 750 juta. Dibanding tahun lalu, target tersebut naik lebih 100 persen.
PAD tersebut ditargetkan dari tiga objek wisata yang dikelola oleh Pemkab Sumenep, yaitu Pantai Lombang, Pantai Slopeng, dan Museum. “Kami optimis target PAD tahun ini tercapai,” kata mantan Kabah Humas dan Protokol Setkab Sumenep itu sebelumnya. (FATHOL ALIF/MK)