SUMENEP, koranmadura.com – Genangan air yang semakin parah di sejumlah titik di daerah Kota Sumenep, saat turun hujan lebat seperti kemarin mendapat sorotan dari anggora DPRD setempat.
Pemerintah diumbau segera mencari solusi agar peristiwa serupa tidak terulang kembali. “Jangan menunggu lama, segera carikan solusi sehingga genangan air tidak semakin parah,” kata anggota Komisi III DPRD Sumenep, Moh Ramzi.
Menurutnya, salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam waktu dekat ini adalah normalisasi drainase. Terjadinya genangan air, menurutnya, karena saluran tersumbar sehingga air meluap ke jalan. “Kalau dibiarkan terlalu lama ini akan merusak infrastruktur lain,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat (PUPR) dan Cipta Karya Sumenep Bambang Iriyanto mengaku dalam waktu dekat akan melakukan normalisasi saluran air. “Kami akan melakukan normalisasi terhadap 14 titik saluran air,” katanya.
Selain itu, kata Bambang, pihaknya juga akan membuat saluran baru mulai jalan Kartini hingga Jalan Jati Mas untuk dibuang ke Kali Patrian dengan tinggi 5,6 meter dan jaraknya sejauh 1030 meter. Membuat saluran baru yang menghubungkan saluran Jalan Raya Gapura sisi utara menuju kali patrian dengan jarak 600 meter dengan beda elevasi hampir 2 meter.
“Untuk saluran dari MTs Negeri menuju Koramil akan dilakukan normalisasi, sementara di Jl. Pahlawan-Perempatan Tugu Keris melewati Jl. KH Zainal Arifin menuju Kali Kebun Angun atau Kali Anjut akan dibutakan saluran baru. Normalisasi juga akan dilakukan saluran air yang berada di depan Rumdis Wakil Bupati menuju Kali Marengan disertai dengan satu pompa yang kapasitasnya 1,5 m3/detik,” jelasnya.
Pembuatan saluran baru depan Rumdis Bupati Sumenep akan juga dibuat menuju Kali Marengan, kemudian saluran baru di Jl Trunojoyo bagian selatan dari perempatan terminal baru menuju kali Sarokah. Selain itu, juga pembuatan saluran baru di depan Masjid Jamik menuju saluran ke Jalan Dr. Wahidin.
“Sedangkan saluran di Jl. KH Mansyur diubah arah alirannya yang awalnya dari barat menjadi dari timur. Untuk saluran air di samping Puskesmas Pandian dan Sistem drainase di Kecamatan akan dilakukan normalisasi,” terang mantan Kepala Disbudparpora Sumenep ini. (JUNAIDI/MK/VEM)