SUMENEP, koranmadura.com – Komunitas Warga Kepulauan Kangean (KWKK) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendesak PLN menepati janjinya menyalakan listrik di kepulauan tersebut mulai hari ini.
Ketua KWKK, Syaifudin menuturkan, beberapa waktu lalu pihaknya melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan unsur Komisi VII DPR RI. Kegiatan itu juga dihadiri beberapa pihak terkait dari PLN. Salah satu poin yang disepakati waktu itu, menurutnya, listrik di Kangean akan menyala 24 jam per 19 Februari.
“Yang mengatakan itu Pak Awaludin. Dia adalah kepala wilayah Jawa Timur. Hadir juga waktu itu, Pak Pugu, kepala wilayah Pamekasan,” tuturnya, Senin, 19 Februari 2018.
Hanya saja, sambung Syaifudin, saat dikonfirmasi kembali mengenai janjinya tersebut, pihak PLN minta perpanjangan waktu sekitar satu minggu. “Salah satu alasannya, PLN masih minta tambahan kuota BBM,” tambah dia.
Menyikapi hal tersebut, Manajer PT PLN Persero Area Pamekasan, Puguh Prijandoko mengatakan pihaknya memang telah berencana menyalakan listrik di Kangean. Namun, masih butuh waktu karena ada beberapa faktor yang perlu disiapkan.
“Beberapa faktor itu, di antaranya kami harus menyiapkan SDM, kuota BBM, dan infrastruktur lainnya. Jadi, itu yang kami rapatkan siang ini,” katanya di kantor PLN Sumenep.
Pugu tidak mau menyebutkan tanggal, namun masih siap menepati janji kalau semua infrastruktur lengkap. “Jadi, tidak lama lah, kalau semua infrastruktur sudah dilengkapi,” tegasnya. (FATHOL ALIF/RAH/DIK)