SUMENEP, koranmadura.com – Wakil Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi mengungkapkan, saat ini wilayah kota sudah terlalu padat. “Di wilayah kota sekarang sudah terlalu padat,” katanya.
Oleh karena itu, dia mengaku telah menyampaikan kepada instansi terkait agar pemberian izin perumahan di wilayah kota, khususnya di lahan-lahan tadah hujan, dipikirkan kembali.
Orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep ini juga menyampaikan, ke depan pengembangan kota akan diarahkan ke wilayah barat. Ke daerah Batuan, misalnya.
“Kalau melihat RDTR (rencana detil tata ruang), di sana (Batuan) memang memungkinkan untuk pengembangan kota. Cuma masalahnya, pengembang ini cenderung ingin lebih dekat kota,” katanya.
Seperti diketahui, dalam beberapa bulan terakhir di wilayah kota sering terjadi genangan pasca terjadi hujan lebat. Seperti terjadi Senin lalu, 26 Februari 208.
Akibatnya, sejumlah ruas jalan protokol tergenang air. Tingginya sekitar lutut orang dewasa. Sehingga menganggu aktifitas masyarakat, khususnya para pengguna jalan. (FATHOL ALIF/MK)