SUMENEP, koranmadura.com – Jembatan di Desa Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, ambruk, Selasa, 13 Maret 2018 sekitar pukul 18.30 Wib. Hal ini membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep bergerak cepat membuat jembatan bambu sebagai pengganti jembatan itu, Rabu, 14 Maret 2018.
“Untuk sementara, kami buat jembatan bambu sebagai jembatan alternatif,” kata Kepala BPBD Sumenep, R Abd Rahman Riadi.
Menurutnya, jembatan itu rusak karena tidak kuat diterjang banjir. Jembatan tersebut merupakan akses utama dari Desa Jaddung menuju Desa Sentol Laok. Selain itu, juga sebagai akses utama bagi siswa setiap hari.
Jembatan itu berukuran panjang sekitar 12 meter dan dalam 8 meter ke dasar sungai. Sudah lama dibangun. Untuk perbaikannya, kata Rahman, masih menunggu Bupati Sumenep A. Busyro Karim.
Saat ini, lanjut Rahman, Busyro sedang dalam pembahasan rencana pembangunan daerah dan akan melakukan kunjungan ke Pagerungan. “Nanti, kalau Bupati sudah datang dari Pagerungan, kami akan konsultasi untuk permohonan belanja tak terduga. Karena sifatnya itu kan darurat, jadi untuk sementara memakai itu,” kilahnya. (JUNAIDI/RAH/VEM)