SUMENEP, koranmadura.com – Dari 27 kecamatan di Kabupaten Sumenep, hingga sekarang baru empat kecamatan yang siap merealisasikan bantuan sosial beras sejahtera (Bansos Rastra). Bahkan, satu di antaranya telah melakukan pendistribusian.
Kasubag Sarana Perekonomian Bagian Perekonomian Setkab Sumenep, Suharjono mengungkapkan, Bansos Rastra di kabupaten paling timur Pulau Madura ini sudah mulai didistribusikan pada bulan ini. “Satu kecamatan yang sudah melaksanakan pencairan adalah Kalianget,” katanya.
Sementara tiga kecamatan lain yang sudah siap melakukan pencairan, menurut dia, masih menunggu penjadwalan oleh pihak Bulog. Namun kemungkinan akan dilakukan dalam minggu ini.
Bansos Rastra yang telah mulai didistribusikan sejak Jumat lalu ialah untuk tiga bulan, yaitu periode Januari hingga Maret. Per keluarga penerima manfaat (KPM) masing-masing mendapat 30 kilo beras. Karena saat ini, jatah per KPM 10 kilo per bulan.
“Kalau dulu sebelum berubah jadi bantuan sosial, per KPM 15 kilo per bulan. Tapi harus menebus 1600 per kilo. Tapi sekarang masyarakat tidak perlu menebus lagi,” tambahnya, menjelaskan.
Meski begitu, pihaknya mengaku belum melakukan sosialisasi kepada para kepala desa berkenaan dengan perubahan tersebut. Rencananya, sosialisasi masih akan dilakukan Rabu ini, 21 Maret 2018.
Dalam sosialisasi nanti, akan disampaikan bahwa Bansos Rastra menjadi sorotan pemerintah. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya pungutan liar. “Kami ingin memberi pemahaman bahwa Bansos Rastra jangan sampai membebani masyarakat,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/MK/VEM)