KORANMADURA.com – Cantik itu dambaan setiap wanita. Tapi, untuk bisa cantik, tidak mudah. Butuh pengorbanan dan perawatan. Mengenai perawatan kecantikan ini, banyak caranya. Yang cewek pasti sudah jagonya.
Sebagai pelengkap koleksi kecantikan saja, ini ada resep terbaru. Konon disebut dengan istilah facial vampir. Ihhhh…serrem juga ya. Ada vampir-vampirnya segala sih, jadi ingat yang di tivi-tivi itu lho.
Tapi, facial vampir itu hanya istilah, Neng. Konon sih tren terkini yang sedang disukai para wanita, termasuk bintang reality show Kim Kardashian. Perawatan wajah ini dilakukan dengan menyuntikkan darah kita sendiri ke wajah untuk memacu produksi kolagen sehingga wajah menjadi kenyal, kencang, dan mulus.
Prosedur ini hanya bisa dilakukan di klinik kecantikan dengan dokter. Dalam bahasa medis, facial vampir disebut dengan PRP (platelet rich plasma). “Dilakukan dengan pengambilan darah pasien, memprosesnya dalam centrifuge untuk mengeluarkan plasma-yang mengandung trombosit dan faktor pertumbuhan-dan kemudian menyuntikkan kembali ke wajah,” kata Dr Darren McKeown, seorang pakar kecantikan dari Inggris.
Teorinya, lanjut Darren, trombosit dan faktor pertumbuhan (growth factor) terus menerus meresposn penyembuhan yang juga akan meremajakan kulit. Ini kontroversial karena ada penelitian yang menunjukkan terapi ini efektif, tapi ada juga yang sebaliknya.
Di Indonesia, terapi PRP dengan mudah ditemukan di banyak klinik kecantikan. Biayanya mulai dari satu juta rupiah, bahkan lebih. Waduhhh…mahal toh?
Tetapi, terapi PRP memang menjadi tren sejak Kim Kadarshian menulis dalam blognya tentang prosedur kecantikan ini. Menurut dia, facial wajah ini menyakitkan karena ia melakukannya ketika hamil dan tidak bisa menggunakan krim pereda nyeri.
“Sebelum menjalani prosedur ini, saya baru tahu bahwa saya hamil. Jadi, saya tidak bisa menggunakan krim numbing atau pereda rasa sakit dan keduanya disarankan. Itu sangat kasar dan menyakitkan bagiku,” tulisnya.
Ketika Kim Kardashian memposting foto Instagramnya beberapa tahun yang lalu dengan wajahnya yang bernoda darah selama prosedur tersebut, seluruh dunia menjadi gila. “Semua orang menginginkannya, dan klinik dengan senang hati memberikan prosedur, yang menjadi pemintal uang besar,” tambahnya.
Menurut Munir Somji, ahli bedah kosmetik dari Inggris, terapi ini direkomendasikan bagi mereka yang ingin tampak lebih muda. “Ketika trombosit disuntikkan ke wajah, itu membuat tubuh berpikir bahwa telah terjadi cedera. Karenanya, membawa faktor pertumbuhan untuk membantu pembentukan kolagen baru,” katanya.
Dia juga memaparkan bahwa dalam menangani pasiennya, ahli kecantikan tersebut menggunakan platelet-rich plasma (PRP) atau plasma darah yang telah diperkaya dengan trombosit yang dicampur dengan pengisi untuk mengurangi komplikasi, meningkatkan kolagen dan hasil yang lebih awet. Mau? Dicoba saja! Tapi, baiknya, pikir-pikir dulu ya. (KOMPAS.com/RAH/DIK)