PAMEKASAN, koranmadura.com – Calon Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kholilurrahman blusukan ke pasar 17 Agustus di jalan pintu gerbang Pamekasan, Kamis, 8 Merat 2018.
Agenda blusukan mantan anggota DPR RI ini ditemani perwakilan pengurus partai pendukung serta puluhan simpatisan calon nomor urut 2 tersebut.
Kholilurrahman memulai blusukannya dengan menemui para pedagang batik yang kemudian dilanjutkan ke kios-kios di pasar 17 Agustus.
Saat blusukan, mantan Bupati Pamekasan ini dikerubuti warga. mereka berdesakan untuk berjabat tangan dan meminta foto dengan salam dua jari.
“Saya senang bertemu dengan Kiai Kholilurrahman, beliau peduli pada pengrajin dan pedagang batik di sini. Saat masih jadi bupati dulu, beliau sering ke sini,” kata Kholifah, pedagang batik di Pasar 17 Agustus.
Selain itu, perempuan asal Dusun Banyumas, Desa Klampar, Kecamatan Proppo itu meminta Kholilurrahman untuk kembali memajukan batik Pamekasan. “Harapan kami batik kembali jaya dan diminati banyak kalangan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kholilurrahman menyampaikan promosi batik khas Pamekasan perlu ditingkatkan hingga akhirnya tembus level nasional dan internasional. “Promosinya memang kurang, nanti kami kan tingkatkan jika kami terpilih,” ungkap Kholilurrahman.
Permintaan pedagang di pasar 17 Agustus tidak hanya datang dari kalangan pedagang batik, tetapi pedagang lainnya juga mangajukan permintaan.
“Permintaan pedagang ini perlu kami perhatikan, nanti kami akan realisasikan jika kami dikehendaki menjadi bupati. (RIDWAN/MK/VEM)