SUMENEP, koranmadura.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengklaim harga beras di daerahnya saat ini relatif stabil. Meski harganya di atas Rp 11 ribu per kilo untuk kualitas medium.
“Harga beras di Sumenep saat ini masih 11 ribu lebih. Tidak ada perubahan dari kemarin-kemarinnya. Tetap stabil,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Sumenep, Sukaris.
Karena itu, sekarang di Sumenep sudah tidak ada lagi operasi pasar seperti dilakukan Bulog beberapa bulan lalu dalam rangka menekan harga beras di pasaran.
Apalagi, sambungnya, sekarang di kabupaten paling timur Pulau Madura ini sudah masuk musim panen, sehingga kebutuhan terhadap beras akan terpenuhi. “Insya Allah cukup,” tambahnya.
Disperindag tidak mengetahui berapa harga beras di tingkat petani sekarang, karena pihaknya hanya melakukan pemantauan di pasar. “Kalau yang ke petani bukan kami. Itu wilayahnya pertanian,” ujar Sukaris, Sabtu, 3 Maret 2018.
Dikonfirmasi kemungkinan adanya beras impor masuk ke Sumenep di awal musim panen, Sukaris menyatakan sejauh ini pihaknya belum menemukan. “Tidak ada. Masih belum masuk Sumenep, kayaknya,” ujarnya. (FATHOL ALIF/RAH/DIK)