SUMENEP, koranmadura.com – Dua pekan sejak terjadi peristiwa tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang menimpa Fadilatul Maghfiroh (2), warga Desa Pakondang, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu, 7 Maret 2018, jajaran Kepolisian Resor Sumenep masih belum berhasil mengamankan pelaku. “Belum (ditangkap). Saat ini masih terus kami cari,” kata AKP Abd Mukid, Senin, 19 Maret 2018.
Menurut Kasubag Humad Polres Sumenep itu, untuk mendeteksi keberadaan pelaku, Polres mengerahkan sejumlah personel dengan melibatkan tim IT. Petugas juga sudah beberapa kali mendatangi rumah pemilik motor Honda Vario 125 yang diamankan warga, namun pelaku belum juga pulang.
“Kami sudah datangi rumah terduga pelaku, tapi tidak ada. Kami terus kejar. Karena sudah jelas, kami imbau menyerahkan diri,” ucapnya.
Baca: Buru Pelaku Curat, Polres Sumenep Libatkan Tim IT
Diberitakan sebelumnya, balita berumur 26 bulan, Fadilatul Maghfiroh menjadi korban penjambretan. Modusnya, pelaku pura-pura bertanya alamat ke rumah korban, tapi pelaku malah menjambret kalung korban seberat 10 gram.
Wrga sekitar mengamankan sepeda motor Honda Vario 125 warna putih kombinasi merah dengan nomor polisi M 2572 XE. Dalam box sepeda tersebut ada STNK bernama R (inisial perempuan), warga Kecamatan Dasuk. “Saat ini pelaku sudah kami tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang),” tegasnya. (JUNAIDI/RAH/DIK)