SUMENEP, koranmadura.com – Mahalnya harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah kepulauan Sumenep, mendapat perhatian dari Kepolisian Sektor Sumenep, Madura, Jawa Timur. Korps Bhayangkara itu tengah melakukan penyelidikan guna mendalami penyebab harga BBM mahal.
“Nanti kita lidik dulu-lah, memang kemarin masyarakat agak resah, harganya tinggi,” kata Wakapolres Sumenep Kompol Sutarno saat dikonfirmasi.
Menurutnya, kepolisian sebagai pelindung masyarakat tidak diam menyikapi keluhan masyarakat. Khusus untuk pendistribusian BBM ke daerah kepuluan, pihaknya terus melakukan koodinasi dengan jajaran terkait, termasuk pemerintah daerah.
“Kita intens melakukan koordinasi (bersama pemerintah daerah) soal APMS. Paham betul kalau daerah kepulauan, apalagi gelombang tinggi,” jelasnya.
Kendati demikian, pihaknya mengaku apabila ditemukan adanya penyimpangan yang mengatah pada tindak pidana, akan memproses. “Kalau pidana dilimpahkan ke Polres, kita tangani. Informasi BPH Migas sidak ke sana (kepulauan). Sementara kita lakukan lidik juga, mudah-mudahan (masyarakat) tenang,” tandasnya. (JUNAIDI/MK/VEM)