SAMPANG, koranmadura.com – Untuk mengantisipasi maraknya peredaraan berita palsu atau hoax di media sosial yang meresahkan masyarakat, Polres Sampang membentuk tim Cyber Troops.
Kapolres Sampang, AKBP Budi Wardiman menjelaskan, Cyber Troops Polres Sampang dibentuk sejak tahun 2017 lalu yang beranggotakan 18 polisi dan dibantu sejumlah netizen. Rinciannya, 4 polisi dari Polres dan 14 polisi sektor dari masing-masing kecamatan di Sampang.
“Per Polsek itu satu anggota, jadi semuanya 18 anggota yang semuanya terkonek. Cyber Troops ini akan selalu berpatroli, tapi bukan patroli keliling diberbagai tempat melainkan patrolinya di dunia maya. Jadi untuk mengetahui berita itu bisa dipertanggujawabkan atau tidak,” ucapnya, Selasa, 6 Maret 2018.
Budi mengatakan, sejauh ini tim Cyber Troops masih belum menemukan berita-berita bohong untuk di wilayah Sampang. “Kalau di Sampang masih belum kami temukan berita hoax. Tapi untuk wilayah lain di Provinsi Jawa Timur sudah ada berita hoax seperti di Kabupaten Sumenep, Sidoarjo dan Kota Pasuruan,” pungkasnya. (MUHLIS/MK/VEM)