JAKARTA, koranmadura.com – Upaya penolakan pencapresan Joko Widodo terus bermunculan. Kali ini disuarakan Sri Bintang Pamungkas. Bahkan tokoh ini menggagas gerakan tolak Joko Widodo menjadi presiden pada pilpres 2019.
“Ini sangat penting. Gerakan menolak Jokowi ini demi menyelamatkan bangsa dan negara. Inilah bentuk demokrasi,” ujar Sri Bintang di Rumah Kedaulatan Rakyat, Jl. Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, 8 Maret 2018.
Menurutnya, jika Jokowi menjabat lagi sebagai presiden, akan terjadi perang asimetris yang dibuat oleh China. “Yang jelas, keadaan Republik ini kacau-balau, sangat mungkin asimetris war yang dibuat China dan di approve oleh rezim ini (pemerintahan Jokowi). Ini sangat mengerikan, apalagi kalo Jokowi masuk ke periode dua,” paparnya.
Calon yang pantas jadi pesaing Jokowi, lanjut Sri Bintang, adalah Sri Sultan Hamengkubuwono. “Saya berpendapat Sri Sultan ini meneng-meneng (diam-diam) ini luar biasa. Beliau ini membikin aturan walaupun itu aturan tahun 75 dengan tegas tidak boleh ada China yang punya tanah di sini, dan beliau ini terakhir menyampaikan pikiran tentang Pancasila yang luar biasa,” paparnya. (DETIK.com/RAH/DIK)