PEMALANG, koranmadura.com – Petugas Tim Terpadu Kemaritiman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah masih terus berupaya mencari 6 kapal yang hilang akibat tersapu arus sungai Waluh di Muara Asem Doyong, beberapa waktu lalu.
Kepala BPBD Kabupaten Pemalang Wismo mengatakan, untuk dua nelayan yang sebelumnya juga ikut terseret arus karena berusaha menyelamatkan kapalnya saat parkir telah kembali dalam keadaan selamat.
“Untuk dua nelayan yang dikabarkan hilang, sudah kembali dalam keadaan selamat,” kata Wismo, Jumat, 27 April 2018.
Baca: Disapu Arus Deras, 58 Kapal Hanyut dan 2 Nelayan Hilang
Dilanjutkan Wismo, untuk jumlah pasti kapal nelayan yang hanyut terbawa arus update terakhir terdapat 60 kapal. 52 kapal milik nelayan Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman dan 8 kapal motor milik Nelayan Penjarakan Desa Danasari, Kecamatan Pemalang. Dari 60 kapal tersebut, sebanyak 48 sudah ditarik, 6 hilang dan 6 tenggelam.
“Kita lakukan koordinasi dengan Kasatpolair Polres Pemalang, jumlah kapal yang tersapu kemarin ada 60 kapal. Hingga siang ini masih dilakukan upaya pencarian kapal, baik dilakukan oleh petugas maupun warga nelayan,” katanya.
Dia menyebut akibat bencanaitu, kerugian material ditaksir mencapai Rp 2,140 miliar. (DETIK.COM/ROS/VEM)