PAMEKASAN, koranmadura.com – Saipul Anam, Ketua Forum Pemuda Peduli Masyarakat Pantura (FP2MP) menuding Panwaslu Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur abai. Hal itu dia ungkapkan karena banyak Alat Peraga Kempanye (APK) di Pamekasan yang hilang.
Dia mempertanyakan hilangnya APK yang terpampang di Jalan Raya Jelmak, Pamekasan. Padahal, sebelumnya APK di tempat tersebut ada, namun kini hilang.
“Kenapa APK itu hilang padahal sebelumnya ada,” katanya, Kamis, 12 April 2018.
Dikatakan Saipul, APK yang hilang milik pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Pamekasan Baddrut Tamam – Raja’i (Berbaur).
“Tinggal satu alat peraga kempanye yang tersisa di sana,” tandasnya.
Sementara Ketua Panwaslu Pamekasan Saidi, saat akan ditemui di kantornya tidak ada, dihubungi melalui sambungan telepon selelurnya tak ada jawaban meski terdengar aktif. (SUDUR/ROS/DIK)