JAKARTA, koranmadura.com – Bocornya 50 juta data pengguna membuat pendiri sekaligus CEO Facebook didesak mundur oleh sejumlah pihak. Namun Zuck bersikukuh masih paling pantas memimpin Facebook hingga saat ini.
“Berikan aku kesempatan yang lain. Ini memang kesalahan besar. Ini kesalahanku, orang membuat kesalahan dan belajar darinya. Aku yang pertama mengakui bahwa kami tidak cukup memperluas pandangan tentang apakah tanggung jawab kami ” kata Zuck seperti dilansir Detik.com dari BBC, Kamis, 5 April 2018.
Zuck mengaku hingga saat ini masih belum memecat pegawai atas kejadian tersebut. “Tak seorangpun dipecat karena skandal ini,” jelasnya.
“Pada akhirnya, ini adalah tanggung jawabku. Aku memulai tempat ini, aku menjalankannya, aku bertanggungjawab atas apa yang terjadi di sini. Aku takkan mengorbankan orang lain untuk kesalahan yang kami lakukan,” lanjut suami Priscilla Chan ini.
Baca: 50 Juta Data Pengguna Facebook Bocor, Berikut Langkah Mengamankannya
Skandal ini pun memang termasuk krisis terbesar dalam sejarah Facebook. Zuckerberg pun memastikan akan bersaksi di depan parlemen AS pada 11 April 2018 mendatang.
“Ada banyak topik berbeda yang ingin diketahui oleh Kongres. Tanggung jawab kami adalah agar mereka memiliki akses terhadap informasi yang mereka perlukan. Kami terbuka untuk itu,” sebutnya. (DETIK.com/ROS/DIK)