SUMENEP, koranmadura.com – Tindakan kriminal kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kali ini terjadi di Desa Cabbiya, Kecamatan Talango. Ibnu Hajar tewas ditembak orang misterius.
Peristiwa tersebut terjadi tidak jauh dari rumah korban di Dusun Bhan Ban. Hanya sekitar 10 meter. Ibnu Hajar ditembak orang tak dikenal saat ia keluar rumah mengendarai motor dengan nomor polisi B 4906 TCJ sekira pukul 18.45 WIB., Jumat, 20 April 2018.
Berdasarkan keterangan aparat kepolisian, kejadian diketahui oleh anak korban, Isawarda. Sesaat setelah bapaknya keluar rumah, ia mendengar suara letusan sebanyak empat kali. Dia pun bergegas keluar rumah.
“Saksi melihat korban ditembak dari arah utara. Saat itu posisi korban masih di atas motornya. Sedangkan pelaku berada di depan korban dengan posisi sepeda menghadap ke arah timur,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, Ajun Komisaris Polisi Abd. Mukid, Sabtu, 21 April 2018.
Menurut Mukid, berdasarkan keterangan saksi-sanksi, setelah menembak korban, pelaku langsung kabur. “Ciri-ciri pelaku menggunakan kaos warna orange dan kuning, dengan bawahan memakai sarung warna gelap. Tinggi badannya sekitar 166 cm,” tambahnya.
Pihaknya belum bisa memastikan motif penembakan itu. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. “Tadi malam Pak Kapolres dan Dandim turun langsung ke TKP,” tutur Mukid.
Selebihnya dia menyampaikan bahwa korban mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kanan. “Korban langsung dibawa ke rumah sakit daerah Moh. Anwar Sumenep untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/MK/VEM)