SUMENEP, koranmadura.com – Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengajak masyarakat agar meningkatkan konsumsi ikan sebagai menu makanan dalam kehidupan sehari-harinya.
Ajakan tersebut disampaikan dalam acara Sosialisasi Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan) di pendopo Kecamatan Manding, Rabu, 25 April 2018.
Dalam kegiatan yang diikuti oleh siswa dan siswi setempat itu, tampak hadir Ketua Forikan Kabupaten Sumenep, Nurfitriana Busyro Karim, Kepala Dinas Perikanan Arief Rusdi, Camat Manding Sunaryanto, dan jajaran Forpimka setempat, termasuk Ketua TP PKK Kecamatan Manding.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Forikan Sumenep mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan konsumsi makan ikan demi kesehatan dan kecerdasan. “Saat ini target kami adalah anak-anak kecil. Kami ingin mengajari mereka gemar makan ikan mulai sejak dini karena mereka merupakan generasi harapan bangsa,” ujar istri Bupati Sumenep itu.
Perempuan yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep ini menyampaikan, dalam hal makan ikan, sekarang kabupaten paling timur Pulau Madura tertinggi se Jawa Timur. “Karena rata-rata kabupaten lain di Jawa Timur, konsumsi ikannya 31 kilo gram per kapita per tahun. Sementara Kabupaten Sumenep tingkat konsumsi ikannya mencapai 53 kilo gram,” tambahnya.
Meski begitu, pihaknya tetap berharap tingkat konsumsi ikan masyarakat ke depan terus meningkat. “Semoga harapan ini bisa terwujud,” harapnya.
Baca: Forikan Sumenep Raih Juara I Tingkat Jatim
Sementara Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Arief Rusydi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan dan sudah yang keempat kali dilaksanakan tahun ini.
“Sebelumnya kami sudah melaksanakannya di Kecamatan Batuan, Kecamatan Ganding, dan Kecamatan Lenteng. Hari ini di Kecamatan Manding,” katanya.
Pihaknya mengaku sengaja memilih kecamatan-kecamatan yang jauh dari pantai. “Karena kalau yang di daerah pesisir, kan memang sudah biasa makan ikan. Makanya kami sosialisasikan Gemarikan ini di kecmatan-kecamatan yang jauh dari pesisir,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/MADANI/ROS/VEM)