BANGKALAN, koranmadura.com – Mujiburrahman, Ketua PPK Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, harus menderita kesakitan usai dibacok orang tak dikenal, Sabtu, 28 April 2018.
Berdasarkan penuturan Mahmudi yang merupakan adik korban, kakanya dibacok usai mengajar di Pondok Pesantren Al Ibrohimi. Korban saat itu pulang mengendari sepeda motor Honda Vario berwana putih dengan nopol M 2732 GA.
Kejadian itu berawal saat Korban berada di sebuah lapangan Dusun Pancor Desa Galis sekitar pukul 11.00 wib. Tiba-tiba, motor korban dipepet dan dibacok oleh orang tak dikenal. “Di situlah kakak dipepet dan langsung dibacok di bagian muka,” paparnya, seperti dikutip koranmadura.com dari tribunnews.com.
Kapolres Bangkalan, AKBP Boby Paludin Tambunan, membenarkan adanya kejadian pembacokan tersebut. Namun, pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan terkait motif pelaku pembacokan.
Menurutnya, korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bangkalan, sehingga pengumpulan keterangan belum maksimal.
“Motifnya belum diketahui, petugas masih melakukan olah TKP dan saksi-saksi. Korban menjalani perawatan medis di RSUD Bangkalan. Dan informasi terakhir, korban akan di rujuk ke RSUD ke rumah sakit di Surabaya,” tuturnya.
Sementara Ketua KPU Bangkalan, Fauzan Jakfar menyatakan, keprihatinannya atas kejadian itu. Dia berharap, pihak kepolisian segera mengungkap masalah tersebut.
“Semoga segera terungkap agar jelas apa motif dari pembacokan itu. Kebetulan korbannya adalah penyelenggara (PPK),” harapnya. (MUHLIS/ROS/DIK)