SURABAYA, koranmadura.com – Isu penyerangan tokoh agama mulai reda, namun kini kembali terjadi. Korbannya adalah Tajudin (48), pengasuh Ponpes Darul Falah di Dusun Kedungsar, Desa Penambangan, Balongbendo, Sidoarjo, Jawa Timur.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, Tajudin diserang pakai kapak oleh Rudiyanto. Dia luka di kepala bagian belakang, dan pelaku sudah diamankan.
Penyerangan terjadi saat korban menjadi imam salat Magrib di masjid, Senin, 2 April 2018. Saat rakaat pertama sedang berjalan, tiba-tiba dari belakang datang Rudiyanto yang langsung memukul kepala belakang korban dengan menggunakan bagian tumpul kapak.
Melihat itu, jemaah segera mengamankan pelaku. Korban mengalami luka di bagian kepala belakang. Setelah dimintai keterangan di Polsek Balongbendo, korban diizinkan pulang. Sementara itu, Rudiyanto dibawa ke Polda Jatim.
Polda Jatim meminta bantuan tenaga ahli dari RS Bhayangkara dan Universitas Airlangga untuk memeriksa pelaku. Menurut informasi warga sekitar, pelaku yang tinggal di desa tetangga korban memang mengalami gangguan jiwa. Namun untuk memastikan, polisi mengerahkan ahli.
“Hasil pemeriksaan belum keluar. Kemungkinan dua hari lagi, Jumat,” katanya, Rabu, 4 April 2018.
Polisi mengimbau masyarakat tak terprovokasi. “Ini murni kriminal jangan dikaitkan dengan yang lain dulu,” ujar Barung kemarin.
Selain pelaku, polisi juga memeriksa sejumlah orang sebagai saksi. Kasus ini dipastikan diusut tuntas. (DETIK.com/MK/DIK)