SUMENEP, koranmadura.com – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus merapatkan barisan menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 27 Juni mendatang.
Setelah beberapa waktu lalu melakukan road show di beberapa PAC, seperti daerah bagian timur, kota, dan selatan, kini DPC PDI Perjuangan melanjutkan konsolidasi internal partai di empat wilayah, yaitu Kecamatan Pasongsongan, Ambunten, Rubaru, dan Batuputih, Kamis siang, 26 April 2018.
Ketua DPC PDIP Sumenep, Decky Purwanto mengungkapkan bahwa kedatangannya ke beberapa PAC tersebut, selain malakukan konsolidasi internal, pula mengenalkan dan ingin memenangkan Gus Ipul-Mbak Puti (Cagub dan Cawagub) Jatim.
“Kami ingin memulai dari dalam, baru setelah itu keluar. Jika internal sudah solid, maka untuk melakukan konsolidasi ke luar akan lebih mudah,” katanya.
Melalui kunjungan tersebut, dia menambahkan, bahwa memperkenalkan Mbak Puti sebagai calon Wakil Gubernur Jatim kepada sejumlah PAC bukan hanya kali ini saja, tetapi sudah dilakukan sebelumnya. Sebab PDIP itu selalu menjunjung tinggi rasa gotong-royong.
“Jadi, dari minggu yang lalu hingga hari ini kita melakukan road show ke beberapa PAC. Kita memang sengaja melakukan kegiatan ini dalam rangka merapatkan barisan menjelang Pilgub Jatim yang sudah di depan mata, dan juga Pileg serta Pilpres 2019,” terangnya.
Sementara itu, Anggota DPRD dari Dapil IV, H Zainal Arifin dari PDI Perjuangan meminta seluruh kadernya untuk selalu berjuang bersama dalam rangka memenangkan pasangan Cagub dan Cawagub Jatim yang ditugaskan partai.
“Dengan semangat gotong-royong, mari kita bersama-sama menangkan pasangan Gus Ipul-Mbak Puti, agar PDIP nanti menjadi pemenang di Jawa Timur,” ucapnya dengan nada lantang disambut tepuk tangan para kader.
Di aula Moncong Putih, Zainal Arifin menyatakan siap berjuang untuk kemenangan Gus Ipul-Mbak Puti di Dapil IV, meliputi kecamatan Ambunten, Rubaru, Pasongsongan, dan Dasuk. “Amanah partai harus kita perjuangkan hingga titik darah penghabisan,” tegasnya. (MADANI/ROS/DIK)