TANGERANG, koranmadura.com – Polisi menggrebek rumah perakit senjata api (senpi) di Jalan Ki Hajar Dewantoro, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu, 4 April 2018. Setidaknya, tiga orang diamankan dalam penggerebekan itu.
Para tetangganya pun mengaku selama ini tidak tahu jika di rumah itu menjadi tempat perakitan senpi. Namun, sejumlah warga sering mendengar suara letusan dari rumah itu.
“Kadang kedengaran bunyi berisik, bunyi (letusan) senjata di sini,” kata Nisna (30) salah seorang tetangga dekat lokasi menuturkan.
Meski begitu Nisna tak pernah melihat langsung sumber suara tersebut. Dia juga jarang melihat ada tamu yang datang ke rumah tersebut kecuali pengantar paket.
“Kalau tamu jarang. Tapi kalau yang ngantar paket JNE gitu sering,” tambahnya.
Diketahui, penghuni rumah tersebut berinsial A yang dikenal warga selama ini dengan nama Ahmad Rizki. Saat penggerebekan berlangsung, Ahmad Rizki diamankan polisi bersama dengan dua orang lainnya.
Aswad, Ketua RT setempat mengatakan bahwa rumah itu sudah ditempati Ahmad Rizki sejak 2 tahun lalu.
“Tinggal di sini sudah sekitar 2 tahun. Dia nggak ngontrak, itu rumahnya sendiri,” kata Aswad.
Ahmad Rizki tinggal di rumah itu bersama istri dan 2 anaknya. Keseharian Ahmad Rizki dan keluarga juga jarang berinteraksi dengan tetangga.
“Kerjaan sehari-harinya juga kurang tahu. Jarang interaksi juga sama warga,” imbuhnya. (DETIK.com/ROS/VEM)