SUMENEP, koranmadura.com – Sejumlah masyarakat di Kecamatan Raas, Sumenep, Madura, melakukan aksi ke kantor kecamatan setempat, Rabu, 4 April 2018. Mereka meminta agar dana CSR PT KEI ditangguhkan.
Salah seorang peserta aksi, Subhan Nur mengungkapkan, pihaknya melakukan aksi dalam rangka meminta kepada pihak kecamatan agar dana CSR tidak dibagi-bagikan kepada desa. Tapi sepenuhnya digunakan untuk program kelistrikan.
“Kami khawatir, kalau dana CSR itu dibagi-bagikan kepada desa, program kelistrikan di Raas tidak maksimal dan semakin lambat realisasinya,” kata Subhan.
Pihaknya meminta, dana CSR ditangguhkan dan kesepakatan untuk dibagi-bagikan kepada masing-masing desa direvisi.
“Kalau dibagi-bagikan ke desa, saya berpikir itu akan mubadzir. Karena desa sudah ada DD dan ADD,” tambahnya.
Untuk diketahui, di Kecamatan Raas ada sembilan desa. Sementara dana CSR yang rencananya akan dibagi-bagikan ialah sekitar Rp 1,4 miliar. “Kami berharap dana itu digunakan untuk program kelistrikan di Kecamatan Raas. Bukan dibagi-bagikan kepada desa,” tegas Subhan.
Menanggapi hal itu, Camat Raas, Darus Salam membenarkan adanya warga yang menyampaikan aspirasi kepada pihaknya. Menurut dia, warga minta dana CSR 2018 diarahkan kepada program kelistrikan.
Namun menurut dia, dana CSR tahun 2018 telah diplot untuk beberapa program di masing-masing desa. “MoU-nya sudah. Ditandatangani Pak Bupati, SKK Migas, KEI, dan PLN,” ungkapnya.
Meski begitu, aspirasi yang disampaikan masyarakat tetap akan ditampung dan disampaikan kepada Pemkab Sumenep.
“Tetap kami tampung dan akan disampaikan kepada Pak Wabup, sebagai Ketua PPO kabupaten,” ujarnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)