MAGETAN, koranmadura.com – Zainal Arifin (24) warga Desa Bogem, Kecamatan Kawedanan, Magetan, Jawa Timur, terjebur ke sungai saat berkendara. Setelah sempat hilang selama 19 jam, ia ditemukan tewas sejauh 200 meter dari lokasi saat pertama kali hanyut di sungai Desa Baron.
“Alhamdulilah setelah kita libatkan puluhan anggota tim Basarnas Trenggalek juga, korban ditemukan setelah 17 jam hanyut. Dari lokasi kejadian sekitar 200 meter,” jelas Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Fery Yoga Saputra, Rabu, 4 April 2018.
Fery mengungkapkan kronologi kejadian. Zainal hanyut di sungai pada hari Selasa, 3 April sesaat setelah mengalami kecelakaan motor depan SPBU Baron, Desa Baron. Saat itu korban berboncengan dengan rekannya, Muhammad Fauzi (17).
Tiba-tiba saja motor dengan plat nomor AB 2988 LI yang dikendarainya oleng dan tercebur ke sungai yang berbatasan langsung dengan jalan raya.
“Info awal dua pemuda ini berboncengan. Ndak tahu apa ngantuk karena kejadian pukul 02.00 WIB dini hari, tiba-tiba motor yang dikendarai oleng dan tercebur sungai. Saat kejadian tersebut airnya deras kedalaman sekitar 2 meter dan lebar 5 meter, teman yang dibonceng selamat,” tutur Fery.
Zainal baru baru ditemukan pada hari Selasa sekitar pukul 19.00 WIB, dan langsung dilakukan autopsi di RSUD dr Sayidiman Magetan oleh pihak kepolisian Polres Magetan. Pagi ini korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (DETIK.com/MK/DIK)