MAKASSAR, koranmadura.com – Bayu Gatra, pemain Madura United menklaim jika kekalahan timnya disebabkan lemahnya konsentrasi dalam mengantisipasi sepak pojok.
Hal itu diungkapkan Bayu saat sesi jumpa pers usai pertandingan melawan PSM, Rabu, 30 Mei kemarin di Stadion Mattoangin, Makassar. Di pertandingan pekan 11 Go-Jek Liga 1 itu, Madura United kalah 0-2 dari PSM.
“Ya memang kami kurang fokus dan itu menjadi perhatian buat evaluasi. Namun kami sudah bermain maksimal di pertandingan tadi,” katanya, seperti dikutip koranmadura dari situs resmi Go-Jek Liga 1, Kamis, 31 Mei 2018.
Dia berjanji, jika para pemain Laskar Sape Kerrab, julukan Madura United akan melakukan kerja keras untuk memperbaiki kesalahan kesalahan yang dilakukan dan berusaha untuk tidak mengulanginya.
“Ke depan kami berjanji kerja lebih keras. Memperbaiki kesalahan untuk pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Sementara Pelatih Madura United, Milomir Seslija mengatakan, tidak ada yang salah dalam skuatnya, tapi hasil pertandingan bertolak belakang. Madura United telah datang dengan semangat yang tinggi dan berharap menang. Hanya saja, dia menyebut Madura United sedang tidak beruntung.
“Kami datang dengan semangat tinggi dan tidak keluar dari pakem permainan. Tapi kami tidak beruntung. Kalah dua gol lewat sepak pojok,” kata pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu.
Milo menilai, skuatnya sudah bermain bagus. Di sana ada permainan yang kompak dan semangat pantang menyerah.
“Memang tidak mudah menghadapi PSM. Namun saya senang dengan performa dan semangat tim. Mereka bermain bagus malam ini,” tuturnya.
(LIGA-INDONESIA.id/ROS/DIK)