MADURA, koranmadura.com -Kekalahan telak Madura United atas Persipura Jayapura membuat para pecinta sepak bola di pulau Madura lemas seketika. Mereka seakan tidak percaya bisa dengan mudah dipecundangin dengan skor tak tanggung-tanggung, 6-0.
Namun begitu, mereka tetap yakin pada pertandingan-pertandingan selanjutnya tim berjuluk Sape Kerrab itu akan bisa bangkit mengembalikan permainan cantiknya. “Sungguh menyakitkan, tapi saya yakin Madura United akan kembali bangkit meruahkan semangat dan kebanggan buat masyarkat Madura,” kata Hevni Yas Rahim, salah satu fans berat Madura United.
Ia berkometmen untuk mendukung dan mendoakan tim kebanggannya itu agar bisa menjadi yang terbaik dan bisa mengharumkan nama Madura di tingkat nasional. “Serunya sepak bola memang begini, pada setiap pertandingan selalu ada peluang kalah dan menang bagi masing-masing tim. Kalau saat ini Madura United kalah, insyallah selanjutnya kita menang. Kita pasti bisa,” ujarnya.
Di lain sisi, Manajer Madura United, Achsanul Qosasi mengimbau agar timnya segera melakukan introspeksi dan perbaikan untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya. “Gak perlu mencari alasan, segera perbaiki permainan kalian dilaga berikutnya. Jaga dan perbaiki kebersamaan dan kekompakan tim,” katanya.
Ia meminta tim dan seluruh masyarakat Madura untuk menerima kekalahan dengan jantan. “Terimalah dengan dengan besar hati dan lapang,” lanjutnya.
Dalam laga tandang ke markas Persipura Jayapura Sabtu malam, 19 Mei 2108, Madura United dibantai habis-habisan. Enam gol itu diciptakan oleh Boaz Solossa (8′ dan 38′), Ian Louis Kabes (30′), Marcel Sacramento (58′), Todd Rivaldo Ferre (73′), dan Imanuel Wanggai (86′).
Hasil ini pun menghentikan rekor lima laga beruntun tanpa terkalahkan milik Laskar Sape Kerrab. Namun begitu, pelatih Madura United, Milomir Sislija mengaku tidak kecil hati, ia bahkan memuji Tim Mutiara Hitam, julukan Persipura Jayapura. Menurutnya, mereka organisasi permainan Persipura sangat bagus hingga bisa memanfaatkan semua peluang yang mereka dapatkan. “Namun kekalahan ini bukanlah akhir dari segalanya. Inilah sepak bola, apapun bisa terjadi. Madura United akan berusaha bangkit di pertandingan berikutnya,” imbuh Milo, sapaan akrab pelatih asal Sarajevo, Bosnia Herzegovina itu. (BETH)