PAMEKASAN, koranmadura.com – Meningkatnya kebutuhan daging di bulan Ramadan membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memperketat pengawasan daging di berbagai pasar, khususnya di pasar-pasar besar.
Kepala Dinas Peternakan Pamekasan, Bambang Prayogi menyampaikan, pihaknya intens melakukan pemeriksaan daging di berbagai pasar untuk memastikan daging aman dikonsumsi.
“Di bulan Ramadan ini kebutuhan berkaitan dengan daging sangat tinggi. Kita harus menjaga daging itu jangan sampai tidak aman, tidak sehat dan tidak halal,” jelas Bambang, Senin, 28 Mei 2018.
Untuk saat ini, di setiap pemeriksaan daging yang berada di pasar tidak ada tanda-tanda ada penyakit karena rata- rata yang di sembelih sapi asli Madura dan tidak ada daging campuran seperti dicampur daging babi.
“Hasil dari pemeriksaan daging hewan untuk saat ini relatif aman karena hampir tidak ada daging di luar masuk. Kita dalam kondisi memantau ini dalam rangka memantau daging yang memang betul-betul aman dikonsumsi. Kita mewaspadai itu. Jangan sampai daging yang beredar mengandung penyakit,” paparnya. (SUDUR/MK/DIK)