PAMEKASAN, koranmadura.com – Habibullah resmi dipecat sebagai Ketua DPC NasDem Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Ia dianggap tidak patuh pada keputusan partai yang mengusung Paslon Kholilurrahman-Fathor Rohman (Kholifah) pada Pilkada 2018.
Habibullah secara terbuka mendeklarasikan dukungan kepada paslon Badrut Tamam-Rajae (Berbaur) di gedung PKPN Pamekasan, Senin malam, 28 Mei 2018. Akibatnya, ia langsung dipecat oleh DPW NasDem Jawa Timur.
Menurut Seksen DPW NasDem Jawa Timur, Aminurokhman, pelanggaran yang dilakukan oleh Habibullah termasuk pelanggaran berat. Sehingga harus menerima sanksi pemecatan.
“Surat pemecatan dari DPW NasDem Jawa Timur sudah turun. Pemecatan itu atas pertimbangan DPD NasDem Pamekasan,” kata Aminurokhman, Selasa, 29 Mei 2018.
Aminurokhman menegaskan, sejak awal Partai NasDem mengusung Kholifah. NasDem memerintah DPD dan DPC seluruh Pamekasan untuk memenangkan pasangan nomor urut 2 tersebut.
“Yang jelas dukungan NasDem sampai hari ini tidak berubah, tetap merekomendasikan dan mendukung Kholilurrahman. Kegiatan-kegiatan yang tidak sesuai garis partai ada konsekuensinya. Jika masuk pelanggaran berat maka sanksinya dipecat,” tegasnya.
Selain itu, dia menyampaikan kader yang telah resmi dipecat tidak boleh menggunakan simbol-simbol partai. “Tidak boleh menggunakan simbol partai jika sudah dipecat, kami serahkan kepada DPD untuk langkah hukumnya terkait penggunaan simbol partai itu,” tandasnya. (RIDWAN/MK/DIK)