SUMENEP, koranmadura.com – Madura FC tetap menggelar latihan di bulam Ramadan. Meski begitu, program latihan yang dilaksanakan tiap tidak sampai mengganggu puasa para pemain.
“Kalau saya melihat tidak. Anak-anak, meski menjalani latihan, tetap menjalankan puasa sebagaimana biasa,” kata pelatih Madura FC, Salahuddin.
Menurut dia, latihan tetap digelar meski bulan puasa agar kondisi fisik para pemain Laskar Jokotole tak menurun drastis setelah lebaran. Sehingga persiapan untuk melanjutkan kompetisi Liga 2 Indonesia musim ini tidak membutuhkan waktu terlalu lama.
“Kalau tidak latihan selama Ramadan, kita akan susah mengangkat kondisi fisik pemain setelah lebaran. Karena belum tentu, para pemain latihan sendiri di rumahnya masing-masing,” tambah pelatih asal Palembang itu.
Selama Ramadan, porsi latihan Madura FC berbeda dengan biasanya, yakni hanya dilakukan pada sore hari. Padahal biasanya pagi dan sore. “Sore latihan mulai pukul 15.30 sampai 17.00. Biasanya, kalau sore, kita mulai pukul 15.00,” ungkap Salahuddin.
Madura FC akan melaksanakan latihan hingga 12 Juni mendatang. Jelang lebaran, pelatih dan seluruh pemain akan kembali mendapat jatah libur salama 10 hari. Terhitung sejak 13-22 Juni 2018. (FATHOL ALIF/MK/DIK)