SUMENEP, koranmadura.com – Setidaknya, lima Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memilih berangkat ke tanah suci dari daerah lain.
“Yang mutasi ke luar lima orang,” kata Kasi Haji dan Umroh, Kantor Kemenag Sumenep, H Moh Rifa’i Hasyim, Selasa, 22 Mei 2018.
Mereka melakukan mutasi dikarenakan berpindahnya domisili dan juga perpindahan tempat tugas. “Ya keluar ada yang ke Pamekasan, ke Surabaya dan ke Situbondo,” jelasnya.
Sedangkan yang mutasi ke Sumenep tahun ini sebanyak 15 orang. Mereka berasal dari Depok, Serang Banten, Bogor dan ada pulau dari Pamekasan.
Sementara proses mutasi semua CJH dibebaskan dari biaya adminitrasi. “Tidak ada (biaya atau gratis). Cuma kalo antar embarkasi, maka besaran setoran BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) nya menyesuaikan dengan embarkasi yang dituju,” tegas Hasyim.
Untuk diketahui, BPIH Kabupaten Sumenep tahun ini sebesar Rp 36 juta lebih. (JUNAIDI/ROS/DIK)