BANGKA, koranmadura.com – Ahmad Darwin (23) ditemukan dalam keadaan tak bernyata saat asyik bermain game online di sebuah warnet di Kota Pangkalpinang, Bangka. Dia diketahui sudah tiga hari tidak pulang ke rumahnya.
Pemuda yang tinggal di jalan Kamboja, Kecamatan Gerunggang, Pangkalpinang itu ditemukan pertama kali oleh pegawai warnet.
Seperti yang ditulis oleh detik.com, korban diketahui memang doyan main game online warnet tersebut.
Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Raspandi menjelaskan, Darwin diketahui meninggal dunia pada Jumat, 8 Juni 2018 sekitar pukul 18.00 WIB oleh pegawai warnet. Awalnya tak langsung dicek. Namun, lama kelamaan, sang penjaga curiga terhadap posisi duduk korban yang tidak berubah.
“Karena curiga, lalu Karina ini menyuruh pegawai lain (Resta) untuk mengecek, dari situ korban diketahui telah meninggal dunia di kursi warnet,” jelas Raspandi saat dihubungi detikcom, Jumat malam.
Melihat kejadian itu, saksi langsung melapor dan membawa jenazah Darwin ke rumah yang berada di sebelah warnet. Polisi yang mendapat laporan tersebut, langsung bergerak dan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
“Penyebab meninggalnya korban saat main game di warnet karena sakit, jenazah langsung di bawa ke rumah duka, karena keluarga menolak untuk di otopsi,” kata Raspandi.
Dijelaskan Raspandi, menurut keterangan orang tua Darwin, korban memang memiliki riwayat penyakit kelenjar bening di tenggorokan. “Korban punya penyakit Gondok dan sudah 3 hari tidak pulang ke rumah menurut keterangan ayahnya,” tambahnya.
Rencananya, jenazah Darwin akan dikebumikan Sabtu (9/6/2018) pagi di tempat pemakaman umum setempat. (detik.com/SOE/D4N)