PAMEKASAN, koranmadura.com – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pemekasan, Madura, Jawa Timur, Kholilurrahman-Fathor Rohman (Kholifah) akan membangun tempat pembuangan sampah (TPS) di setiap desa.
Selain pembangunan TPS, Paslon Kholifah juga akan membangun tempat pembuangan akhir (TPA) di wilayah pantai utara (Pantura) guna menangani sampah di wilayah itu. Dengan demikian, pembangunan TPS di setiap desa dan TPA ini akan menyerap tenaga kerja.
Hal itu akan direalisasikan Paslon Kholifah apabila pasangan nomor urut 2 tersebut terpilih pada Pilkada yang akan digelar pada 27 Juni 2018 mendatang.
Kepada awak media, Kholilurrahman menyampaikan pembangunan TPS sangat dibutuhkan di lingkungan masyarakat. Sehingga TPS perlu dibangun untuk menjaga kebersihan lingkungan di masing-masing desa.
Pembangunan TPS tersebut dalam rangka pengelolaan sampah Reduce, Recycle, Reuse (TPS3R). “Kami memprogramkan setiap desa atau kelurahan harus ada TPS, tentu ini adalah program lima tahun dalam rangka TPS3R,” kata Kholilurrahman, Selasa, 5 Juni 2018.
Dengan adanya program pembangunan TPS tersebut, sampah-sampah yang selama ini tidak terurus bisa tertangani dengan baik. Lebih dari itu, kata dia, tenaga kerja yang nantinya direkrut akan diberi honor yang layak dan manusiawi.
“Tentu petugas itu akan diberikan honor yang layak dan manusiawi, sehingga kita bisa tekan untuk bekerja lebih baik. Saya yakin, ketika program itu berjalan se Pamekasan akan bersih,” jelasnya. (*/RIDWAN/ROS/DIK)