JAKARTA, koranmadura.com – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebutkan proses negosiasi secara keseluruhan antara pemerintah dengan PT Freeport Indonesia bakal rampung Juli tahun ini.
Hal itu diungkapkan Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Fajar Harry Sampurno. Menurutnya, proses perampungan tinggal menunggu finalisasi dokumen administrasi dimasing-masing kementerian terkait.
“Ya bisa dibilang begitu (complete). Tinggal finalisasi beberapa dokumen-dokumen yang harus di-sign. Dalam waktu dekat nanti diumumkan oleh pemerintah. Sekarang persiapan perjanjian, ada di ESDM nyiapin apa, di Kemenkeu siapin apa, di Bu Menteri BUMN siapin apa,” kata Fajar di Perumahan Patra Jasa Kuningan, Jakarta, Sabtu, 30 Juni 2018.
Dia menceritakan, dalam negoisasi terakhir mengenai pembentukan joint venture antara PT Inalum dengan Freeport McMoran pun sudah rampung. Pembentukan JV ini untuk pengelolaan tambang setelah pemerintah menjadi pemegang saham mayoritas.
“Sudah selesai, kita membuat JV untuk memiliki, inalum membuat JV dengan pemda untuk memiliki saham PTFI, jadi pemerintah bersama pemda,” tandasnya. (DETIK.com/ROS/DAN)