SAMPANG, koranmadura.com – Sebuah Langgar di Dusun Trebung, Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, hancur berantakan gara-gara ledakan dari bahan serbuk petasan, Jumat, 8 Juni 2018.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 wib, saat ibadah shalat Jumat berlangsung. Sedangkan pemilik langgar yang hancur bernama Pak Jadin.
“Yang punya serbuk petasan itu Mat Nuri, anak pemilik rumah (Jadin) yang ditaruh di langgarnya untuk diracik dan digunakan saat lebaran,” tutur Mardawi, warga setempat.
Mardawi mengatakan, sekitar pukul 11.00 wib, serbuk petasan tersebut diletakan di langgar dalam keadaan terbuka. Selang beberapa kemudian, pelaku memantik petasan hasil racikannya yang akhirnya serbuk tersebut terpercik api.
“Spontan bahan peledak itu mengeluarkan percikan dan gumpalan api serta membuat ledakan di langgar itu. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tapi atap dan dinding bangunan langgarnya hancur,” pungkasnya.
Sementara Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Hery Kusnanto mengatakan, pihaknya membenarkan kejadian ledakan petasan itu. Sejauh ini pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan.
“Kami masih melakukan pemeriksaan kepada orang yang meledakan yang diketahui juga sebagai pemilik rumah sekarang di ruang PPA Mapolres Sampang,” terangnya.
Lanjut AKP Hery menuturkan, pihaknya sedikit membocorkan hasil pemeriksaan terhadap pengakuan pemilik rumah yang diduga juga sebagai pemilik bahan peledak petasan.
“Setelah kami periksa, pengakuannya hanya mencobanya dan kemudian meledak. Jadi untuk sementara ini alasannya hanya mencoba-coba. Nanti ya, soalnya masih diperiksa,” katanya. (MUHLIS/ROS/D4N)